Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Sepak Bola di Dunia dan di Indonesia, Lengkap Gambar dan Penjelasan

Anda suka sepak bola?, saat ini sepak bola telah menjadi cabang olahraga yang paling digemari di dunia. Selain menyenangkan olah raga ini juga dapat dimainkan oleh anak-anak hingga dewasa. Dibalik asiknya olah raga ini, tahukah anda Sejarah Olah Raga Sepak Bola ?, jika anda belum tahu dan ingin mengetahui lebih jelas. Mari langsung saja kita simak pembahasannya dibawah ini dimulai dari pengertian sepak bola.

Pengertian Sepak Bola

Sepak bola (Soccer / Football) adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang beranggotakan 11 orang pemain utama dan beberapa pemain cadangan. Permainan sepak bola ini memiliki tujuan untuk memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke gawang lawan dan berusaha menjaga gawang sendiri agar tidak terjadi gol.

Sepak bola terdiri dari dua kata yaitu "Sepak" dan "Bola". Kata “Sepak” berarti menendang (menggunakan kaki), sedangkan kata "Bola" merujuk pada salah satu alat permainan dengan bentuk bulat yang terbuat dari kulit, karet, atau bahan lainnya. Jadi secara umum pengertian sepak bola adalah permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola dengan kaki yang dilakukan oleh pemain dengan tujuan memasukkan bola tersebut kedalam gawang lawan.

Sejarah Sepak Bola

Sepak bola merupakan olah raga yang berasal dari luar Indonesia, olah raga ini telah mengalami perkembangan panjang hingga alur permainannya menjadi seperti sekarang ini. Sehingga untuk mempermudah penjelasannya kami akan membagi sejarah sepak bola menjadi 3 bagian, yakni:
  1. Sejarah sepak bola kuno
  2. Sejarah sepak bola di dunia (modern)
  3. Sejarah sepak bola di indonesia

Sejarah Sepak Bola Kuno

Jika ditelusuri ke belakang maka mungkin sejarah sepak bola pali tua yang ada di dunia adalah permainan episkyros yang dimainkan oleh orang-orang Yunani Kuno. Permainan ini dimainkan oleh 12-14 orang di masing-masing tim, dengan satu buah bola, dan setiap pemain bisa menggunakan tangan. Meskipun dinamakan permainan bola, pada dasarnya orang-orang yang memainkan permainan tersebut boleh saling bertarung layaknya Sparta.

Episkyros atau permainan bola Yunani kuno
Episkyros atau permainan bola Yunani kuno
Permainan episkyros saat itu sangatlah sederhana, yaitu kedua tim saling melempar bola dengan tujuan bola berada jauh dari lapangan tim dan berada di zona lapangan lawan, sambil para pemain melakukan tekel yang amat keras dan saling bertarung. Meski begitu sejatinya tidak ada bukti yang jelas terkait hubungan sepak bola modern dengan episkyros, namun terdapat beberapa relif yang menunjukkan kemiripan episkyros dengan sepak bola, misalnya pada gambar relif di atas ini.

Selanjutnya sejarah sepak bola kuno juga dapat ditelusuri dari negara China, tepatnya pada masa Dinasti Han yang berlangsung antara abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi, adapun penyebutan dari permainan sepak bola saat itu dikenal dengan nama "Tsu Chu". Sepak bola saat itu memakai bola kulit dan gawang yang berjaring kecil, sehingga cukup sulit untuk memasukkannya.

Ilustrasi permainan Tsu Chu
Ilustrasi permainan Tsu Chu
Serupa dengan Episkyros, Tsu Chu dimainkan oleh 2 tim yang masing-masingnya beranggotakan 12-16 orang pemain dengan satu buah bola. Para pemain yang memainkan Tsu Chu diharuskan untuk menendang bola ke zona lapangan lawan, dengan beberapa aturan khusus. Namun pada Tsu Chu penggunaan tangan tidak diperbolehkan.

Selain di China, olahraga seperti ini juga ditemukan di Jepang dengan nama “Kemari”, yaitu permainan yang dimainkan dengan menggiring bola yang terbuat dari kulit kijang. Permainan ini dianggap FIFA sebagai salah satu inspirasi dari sejarah sepak bola di dunia. Olahraga serupa juga dijumpai di daerah lain seperti Inggris, Itali, Mesir Kuno dan Amerika Utara meskipun dengan nama yang berbeda-beda.

Sejarah Sepak Bola di Dunia (Modern)

Secara umum sejarah sepak bola modern dikatakan berasal dari tanah Inggris Raya pada abad ke 19. Awalnya permainan folk football dimainkan di selurung Inggris di daerah desa maupun kota tanpa adanya peraturan standard dan bahkan terkesan minim aturan.

Cambridge Rules
Cambridge Rules
Peraturan permainan ini mulai banyak dibahas sejak sekolah-sekolah privat seperti Eton, Winchester dan Charterhouse mulai mengadakan pertandingan permainan ini. Hingga pada tahun 1843 Universitas Cambridge berhasil menciptakan peraturan yang standar untuk permainan ini yang kemudian diberi nama Cambridge rules.

Kemudian pada tahun 1871 asosiasi sepak bola inggris (FA / The Football Association) mengadakan turnamen yang diikuti oleh 15 klub, kompetisi ini semakin berkembang hingga pada 1877 asosiasi Inggris Raya setuju untuk menggabungkan 43 tim ke dalam satu kompetisi.

Dalam perjalanannya, Inggris memiliki peran besar dalam sejarah sepak bola dunia. Diketahui sejak tahun 1850an para pekerja insdustri di Inggris yang mempunyai waktu libur di hari sabtu banyak menghabiskan waktu tersebut untuk bermain atau sekedar menonton bola.

Kebiasaan ini semakin lama semakin berkembang dan menyebabkan jumlah penonton sepak bola di stadion semakin banyak dari sekitar 4.600an orang pada tahun 1888 hingga 13.200an orang di tahun 1905. Dengan kepopuleran permainan ini, mulai muncul lah sistem-sistem profesional di Inggris, yang pada awalnya banyak dipelopori tim-tim Inggris Utara dengan membayar pemain kelas-pekerja.

Selama awal abad 20 perkembangan sepak bola terjadi sangat cepat, pada tahun 1904 beberapa negara seperti Belanda, Belgia, Denmark, Perancis, Swiss, Swedia dan Spanyol sepakat untuk membentuk Federation Internationale de Football Association atau kita kenal dengan sebutan FIFA.

Salah satu persoalan yang dialami FIFA di awal-awal pembentukannya adalah ketidak patuhan FA (asosiasi sepak bola inggris) terhadap FIFA sebagai organisasi baru. Bahkan FA tercatat pernah keluar dari keanggotaan FIFA pada tahun 1920-1924 dan 1928-1946 karena bermasalah dengan FIFA. Sejak pembentukan FIFA tersebut lah, sepakbola di dunia semakin berkembang dan kompetisi-kompetisi yang diadakan mulai semakin teratur, terjadwal dan berskala besar.

Sejarah Sepak Bola di Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia tidak terlepas dari kunjungan bangsa lain yang melakukan penjajahan atau perdagangan di indonesia. Awalnya sepak bola di Indonesia dikenalkan oleh bangsa Cina yang ingin menunjukan bahwa mereka tidak kalah dibandingkan bangsa-bangsa eropa.

Hal ini terbukti dari banyak terbentuknya perkumpulan / klub yang didirikan, tercatat pada tahun 1915 sudah terdapat banyak klub sepak bola yang berdiri dan didirikan oleh warga keturunan Cina. Pada tahun 1920 terdapat klub sepak bola seperti UMS Surabaya dan Jakarta yang menjadi klub ter hebat dalam persepakbolaan Hindia Belanda.

Soeratin Sosrosoegondo
Soeratin Sosrosoegondo
Salah satu peristiwa penting dalam sejarah sepak bola indonesia yaitu didirikan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada tanggal 19 April 1930 yang bertugas menaungi klub sepak bola yang ada di Indonesia. Berdirinya PSSI ini tidak lepas dari seorang tokoh yang bernama Soeratin Sosrosoegondo yang merupakan pemimpin pertama organisasi tersebut. Beliau adalah anak seorang pribumi yang sudah mengikuti sekolah Teknik Tinggi Heckelenburg, Jerman.

Sejak berdirinya PSSI, kegiatan sepak bola semakin sering digerakkan oleh dan makin banyak rakyat bermain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan diadakan. Kemudian sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan "Sepak Bola Kebangsaan", Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepak bolaan Indonesia semakin berkembang.

Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia tidak berkembang hal tersebut karena pembinaan timnas tidak dibarengi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi. Padahal pada era sebelum tahun 1970an, beberapa pemain Indonesia sanggup bersaing di kompetisi internasional, misalnya seperti Tan Liong Houw, Ronny Pattinasarani, Sucipto Suntoro dan Andi Ramang.

Dalam perkembangannya, PSSI sudah memperluas kompetisi sepak bola di indonesia, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir. Selain itu, PSSI juga membuat kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (dari U-15 samapai U-23).


Sekian artikel mengenai Sejarah Sepak Bola di Dunia dan di Indonesia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat baik untuk mengerjakan tugas maupun untuk sekedar menambah wawasan seputar sejarah sepak bola, sejarah permainan sepak bola, sejarah sepak bola indonesia, sejarah sepak bola dunia, sejarah singkat sepak bola, sejarah tentang sepak bola, sejarah permainan sepak bola dan sejarah sepak bola di dunia. Terimakasih atas kunjungannya.

Sejarah Sepak Bola di Dunia dan di Indonesia
MARKIJAR : MARi KIta belaJAR

Posting Komentar untuk "Sejarah Sepak Bola di Dunia dan di Indonesia, Lengkap Gambar dan Penjelasan"