Pengertian, Ruang Lingkup dan 21 Ilmu Pendukung Geografi, Lengkap Gambar dan Penjelasan

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas secara lengkap mengenai Pengertian, Ruang Lingkup dan Ilmu Pendukung Geografi, dimana kita akan membahas dari hal hal yang mendasar seperti pengertian geografi selanjutnya baru membahas mengenai ruang lingkup geografi dan ilmu pendukung geografi. Untuk mempersingkat waktu mari langsung saja kita simak pembahasannya dibawah ini.

Pengertian Geografi

Istilah geografi pertama sekali diperkenalkan oleh Eratosthenes (276–104 SM) dalam bukunya  berjudul Geographika. Geografi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata geo berarti 'bumi' dan graphein yang berarti 'tulisan'. Jadi, geografi dapat diartikan sebagai 'tulisan tentang bumi', sehingga geografi sering disebut sebagai ilmu bumi.

Padahal, geografi tidak hanya membahas tentang permukaan bumi, tetapi juga mempelajari benda-benda di luar bumi dan di ruang angkasa. Dengan demikian, pengertian geografi dapat diartikan menjadi lebih luas yang dapat mengakumulasi semua hal di atas. Sehingga pengertian Geografi dapat dijabarkan sebagai ilmu yang mempelajari tentang bumi, flora, fauna, penduduk, iklim, udara, dan segala yang berinteraksi dengannya.

Berbagai pengertian dan batasan tentang geografi telah dikemukakan oleh beberapa ahli, berikut diantaranya.

1. Halim Khan
Pengertian geografi menurut Halim Khan adalah lingkungan alam dan sosial merupakan wilayah untuk melakukan kegiatan, mendeskripsikan, menganalisis, dan menikmati tingkah laku manusia di bumi yang bermanfaat bagi kelangsungan hidupnya.

2. D.J.D. Mulkurne dan Sidney E. Ekblaw
Pengertian geografi menurut D.J.D. Mulkurne dan Sidney E. Ekblaw adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan kehidupannya yang mepengaruhi cara kita hidup, makanan yang kita makan, pakaian yang kita pakai, rumah yang kita bangun, dan aktivitas rekreasi yang kita nikmati.

3. Ferdinan Von Richthofen
Pengertian geografi menurut Ferdinan Von Richthofen adalah ilmu yang mempelajari tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi dan penduduknya, serta menerangkan hubungan sebab akibat ataupun terdapatnya gejala dan sifat-sifat itu secara bersamaan.

4. Seminar dan Lokakarya Geografi di Semarang
Pengertian geografi menurut hasil seminar dan lokakarya geografi di Semarang tahun 1988, geografi adalah pengetahuan mengenai persamaan dan perbedaan gejala alam dan kehidupan di muka bumi (gejala geosfer) serta interaksi antara manusia dan lingkungannya dalam konteks keruangan dan kewilayahan.

Dari pengertian-pengertian di atas, Secara umum geografi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang gejala alam dan kehidupan di muka bumi serta interaksi antara manusia dan lingkungannya dalam kaitannya dengan hubungan atau susunan keruangan dan kewilayahan.

Ruang Lingkup Geografi

Ruang lingkup geografi / ruang lingkup ilmu geografi / kajian geografi sangat luas, meliputi berbagai gejala alam, kehidupan di muka bumi, di ruang angkasa, serta interaksi antara manusia dan lingkungannya dalam konteks keruangan dan kewilayahan. Pengetahuan mengenai gejala alam dan kehidupan di muka bumi disebut dengan gejala geosfer, dalam hal ini geografi akan membahas penyebab terjadinya dan menjelaskan mengapa dan bagaimana terjadinya gejala geosfer.

Ruang lingkup geografi juga mencakup interaksi antara manusia dan lingkungannya. Sebagai contoh manusia menggunakan lahan pertanian untuk bercocok tanam sehingga dapat menghasilkan beras yang merupakan salah satu sumber makanan pokok. Ini berarti bahwa ada interaksi antara manusia dan lingkungannya yang bertujuan memenuhi kebutuhan hidupnya, baik itu kebutuhan primer atau kebutuhan sekunder. Oleh karena itu, untuk mempertahankan agar sumber daya alam tetap terjaga kita tidak boleh berlebihan dalam mengeksploitasi sumber daya alam tersebut.

Geografi terdiri dari dua bagian besar yaitu geografi fisik dan geografi sosial yang di antara keduanya terdapat geografi regional
Geografi terdiri dari 2 bagian besar yaitu geografi fisik dan sosial yang di antara keduanya terdapat geografi regional
Secara garis besar ilmu geografi dibagi menjadi dua bagian besar yaitu geografi sosial dan geografi fisik. Gabungan antara geografi sosial dan geografi fisik disebut geografi regional. Geografi sosial adalah bagian dari ilmu geografi yang mempelajari tentang interaksi antarmanusia. Geografi fisik adalah bagian ilmu geografi yang mempelajari tentang semua peristiwa di muka bumi, baik di darat, laut, udara, maupun luar angkasa beserta faktor penyebab terjadinya, sedangkan geografi regional adalah ilmu yang mempelajari tentang perwilayahan dari negara-negara yang ada.

Baca Juga : Uniknya Bandara Gibraltar, miliki Jalan Raya Ditengah Landasan Pacu

Ilmu Pendukung Geografi

Geografi memiliki kajian ilmu yang sangat luas sehingga ilmu geografi membutuhkan ilmu pendukung yang erat kaitannya dengan geografi. Kajian geografi mempelajari bumi secara fisik, teritorial, gejala sosial, dan interaksi antarmanusia. Hal ini menjadi ciri geografi yang spesifik dan berguna pada kehidupan sehari-hari. Ilmu pendukung geografi juga disebut sebagai cabang-cabang ilmu geografi. Ilmu pendukung tersebut, antara lain, sebagai berikut:
  1. Astronomi, ilmu yang mempelajari tentang benda-benda langit di luar atmosfer bumi, seperti matahari, bulan, bintang, dan ruang angkasa, baik sifat-sifat fisik, kimia, maupun gerakan sampai pada proses kejadian benda langit.
  2. Biogeografi, ilmu ini terdiri dari geografi tumbuhan dan geografi hewan.
    1. Geografi Tumbuhan (fitologi), ilmu yang mempelajari persebaran tumbuhan di muka bumi dan kesesuaian tumbuhnya dengan kondisi iklim di bumi.
    2. Geografi Hewan (zoologi), ilmu yang mempelajari tentang binatang, baik tempat mereka hidup, berkembang, maupun persebarannya.
  3. Demografi, ilmu yang mempelajari tentang cara mengumpulkan, menyelidiki catatan-catatan dan statistik penduduk untuk mengetahui perkembangan, kepadatan, kelahiran, kematian, migrasi, dan persebaran penduduk.
  4. Ekologi, ilmu tentang lingkungan hidup, mencakup di dalamnya hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya.
  5. Etnografi, cabang geografi yang mempelajari jenis ras penyebaran bangsa-bangsa dilihat dari sudut geografis.
  6. Geofisika, ilmu yang mengkaji sifat-sifat fisik bumi bagian dalam dengan metode teknik fisika, seperti mengukur gejala-gejala magnetik dan gaya berat.
  7. Geomorfologi, studi tentang bentuk-bentuk permukaan bumi dan segala proses yang menghasilkan bentuk-bentuk tersebut.
  8. Geologi, ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan, asal kejadian, komposisi, struktur, dan sejarahnya (termasuk perkembangan kehidupan) serta proses alamiah perkembangannya.
  9. Hidrologi, ilmu yang mempelajari air di permukaan dan di bawah permukaan (air tanah), dan air di udara.
  10. Kartografi, ilmu tentang peta, baik teknis pembuatan, jenis, maupun pemanfaatannya.
  11. Klimatologi, studi tentang kondisi rata-rata cuaca dan membahas berbagai iklim di seluruh dunia.
  12. Meteorologi, ilmu yang mempelajari atmosfer, udara, cuaca, suhu, angin, dan curah hujan.
  13. Oseanografi, ilmu yang mempelajari tentang perairan laut dan isinya, antara lain, binatang, tumbuhan, geologi dasar laut, arus, kedalaman, terjadinya pasang surut, sifat-sifat air laut, serta hubungan antara laut dan atmosfer.
  14. Paleontologi, ilmu tentang fosil-fosil dari bentuk kehidupan di masa purba yang berada di bawah lapisan-lapisan bumi.
  15. Pedologi, ilmu yang mempelajari tentang tanah, jenis, struktur, dan unsur-unsur tanah.
  16. Geografi historis, cabang ilmu geografi yang mempelajari bumi ditinjau dari sudut sejarah dan perkembangannya.
  17. Geografi matematik, cabang ilmu geografi yang dapat digunakan untuk memperlihatkan bentuk, ukuran, dan gerakan bumi, misalnya, lintang dan bujur geografi, meridian, paralel, dan luas permukaan bumi.
  18. Geografi ekonomi, cabang ilmu geografi yang khusus mempelajari tentang ekonomi penduduk meliputi distribusi perekonomian penduduk yang dipengaruhi oleh kondisi alam.
  19. Geografi penduduk, cabang ilmu geografi yang mengkaji tentang penduduk dan kaitannya dengan pengaruh lingkungan hidupnya sehingga dapat menampilkan karakter dan sosial-budaya yang beraneka ragam.
  20. Geografi politik, cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang negara yang ditinjau dari sudut pandang letak negara tersebut di muka bumi, sehingga dapat diketahui kondisi alamnya, karakteristik penduduknya, dan dasar-dasar pengambilan kebijakan politik dari negara tersebut.
  21. Geografi manusia, cabang ilmu geografi yang mengkaji perihal aspek ekonomi, sosial, dan penduduk.

Sekian artikel mengenai Pengertian, Ruang Lingkup dan 21 Ilmu Pendukung Geografi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat baik untuk mengerjakan tugas maupun untuk sekedar menambah wawasan seputar ruang lingkup ilmu geografi, pengertian ruang lingkup geografi, konsep geografi, ruang lingkup kajian geografi, aspek geografi dan ilmu pendukung geografi. Terimakasih atas kunjungannya.

Pengertian, Ruang Lingkup dan 21 Ilmu Pendukung Geografi
MARKIJAR : MARi KIta belaJAR

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Pengertian, Ruang Lingkup dan 21 Ilmu Pendukung Geografi, Lengkap Gambar dan Penjelasan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel