2 Contoh Kalimat Sumbang, Lengkap Ciri dan Pengertian

2 Contoh Kalimat Sumbang, Lengkap Ciri dan Pengertian
2 Contoh Kalimat Sumbang, Lengkap Ciri dan Pengertian

Pengertian Kalimat Sumbang

Pada pelajaran Bahasa Indonesia, tentu kalimat sumbang menjadi salah satu materi ajar yang patut untuk diketahui dan dipahami oleh pengajar maupun murid. Kalimat ini biasanya mudah untuk ditemukan dalam satu paragraf. Maksud dari kalimat sumbang adalah rangkaian kata pada suatu paragraf yang terdapat di dalam suatu kalimat, yang tidak memiliki kesesuaian atau keselarasan dengan kalimat utama (inti) maupun kalimat pendukung lainnya. Ketidaksesuaian tersebut timbul karena makna di dalamnya memiliki maksud berbeda dari topik utama. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kalimat ini terbentuk atas penyimpangan penulis dari topik inti.

Timbulnya Kalimat Sumbang bisa jadi hanya sebagai pemecah suasana, memperjelas suasana atau situasi serta untuk mengungkapkan apa yang dirasakan oleh penulis. Pengungkapan perasaan penulis di sini bahkan dapat mengarah pada kalimat yang bersifat hiperbola atau melebih-lebihkan. Namun secara umum, timbulnya kalimat ini dikarenaka 2 alasan.
  1. Pertama, penulis melakukan kesalahan dalam menuangkan pemikrannya dalam sebuah tulisan sehingga berujung pada kalimat yang berbelit-belit dan akhirnya menjadi sumbang atau kurang pas.
  2. Kedua, kalimat ini secara sengaja diciptakan oleh penulis hanya sekedar sebagai penambah materi informasi kepada para pembacanya nanti. Bisa melalui humor, perasaan penulis bahkan informasi penting di luar topik utama.

Ciri Kalimat Sumbang 

Berdasarkan pengertian kalimat sumbang di atas, maka dapat disimpulkan karakteristik dari kalimat ini adalah:
  1. Memiliki maksud tersendiri dari kalimat utama dan kalimat pendukung yang lain.
  2. Kalimatnya cenderung lebih informatif dibandingkan dengan kalimat yang lain.
  3. Jika dibaca,kalimat ini biasanya melenceng dari topik utama paragraf.

Contoh Kalimat Sumbang

Mengingat kalimat sumbang adalah sebuah kalimat yang berbeda dengan kalimat lainnya maka akan dicontohkan melalui sebuah paragraf. Berikut contohnya:

(Contoh kalimat sumbang 1)
Ketika bulan puasa di dekat rumahku terdapat pasar takjil yang selalu dipenuhi oleh pedagang(1). Pedagang di pasar takjil ini mulai buka pada jam 3 sore(2). Dagangan yang mereka jual sangat beraneka ragam(3). Ada yang berjualan kue, jajanan pasar, nasi kotak, minuman dan ada juga pedagang yang berjualan sembako di pasar takjil ini(4). Semua orang di sini sangat baik dan terlihat sangat antusias sekali(5). Banyaknya pilihan menu makanan dan minuman yang ditawarkan para pedagang di pasar takjil ini membuat orang-orang dapat bebas memilih dan membeli apa yang mereka inginkan(6).

Berdasarkan paragraf di atas, diketahui bahwa kalimat intinya terletak pada kalimat 1. Dengan maksud menjelaskan bahwa ketika bulan puasa di dekat rumah penulis terdapat pasar takjil yang selalu dipenuhi pedagang. Dari 5 kalimat pendukung lainnya, sangat terlihat bahwa kalimat no 5 telah menyimpang dari topik utama paragraf ini. Alasan dianggap menyimpang terlihat dari maksud kalimat 5 adalah untuk menunjukkan situasi, serta bisa juga dianggap sebagai pengungkapan perasaan penulis yang informatif. Terlihat dari kata sifat pada kalimat no 5 "sangat baik, sangat antusias".
(Contoh kalimat sumbang 2)
Samsung Galaxy S8 memiliki banyak fitur canggih dibandingkan dengan tipe-tipe terdahulunya(1). Hal ini terjadi terlihat dari bagaimana S8 memiliki fitur keamanan canggih yaitu Fingerprint Sensor yang dilengkapi dengan Iris Scanning dalam sistemnya(2). Selain sistem Iris Scanning, S8 juga dibekali sertifikasi IP68 sebagai ponsel tahan air(3). Sistem layar 3d touch juga diterapkan pada ponsel ini(4). Penyertaan layar yang always on display semakin menunjukkan kecanggihan dari ponsel besutan Korea ini. Harganya sendiri berkisar antara 9 juta-10 juta rupiah untuk tipe biasa dan edge(5).

Pada contoh paragraf diatas diketahui bahwa topik utamanya adalah bahwa Samsung Galaxy S8 memiliki banyak fitur canggih dibandingkan dengan tipe-tipe terdahulunya. Jelas paragraf ini bermaksud untuk mengulas kecanggihan dari ponsel ini. Dari kalimat 1-5, maka dapat disimpulkan bahwa kalimat yang sumbang terletak pada kalimat ke-5. Mengapa kalimat no 5? Jawabannya, Karena penulis yang melakukan review pada Samsung Galaxy S8 berusaha menampilkan informasi informatif yang melenceng dari topik kecanggihan fitur. Makna dari kalimat 5 ini adalah bahwa penulis ingin menunjukkan harga dari ponsel ini, berbeda dari inti paragraf bukan ?


Sekian Artikel mengenai 2 Contoh Kalimat Sumbang, Lengkap Ciri dan Pengertian, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat baik untuk menambah ilmu, mengerjakan tugas, maupun untuk sekedar menambah wawasan tentang kalimat sumbang, contoh kalimat sumbang, pengertian kalimat sumbang dan ciri ciri kalimat sumbang. Akhir kata, Terimakasih atas kunjungannya.


2 Contoh Kalimat Sumbang, Lengkap Ciri dan Pengertian
MARKIJAR : MARi KIta belaJAR


Suka dengan artikel kami ? Tidak ada salahnya untuk berlangganan artikel terbaru dari MARKIJAR.Com langsung via email mu :

0 Response to "2 Contoh Kalimat Sumbang, Lengkap Ciri dan Pengertian"

Post a Comment